Polrestabes Medan Ungkap Kasus Pembunuh Dan Pemerkosa Korban

Editor: Redaksi author photo


Citraburuhnasional. Medan -  Pelaku pembunuh dan pemerkosa siswi berinisial MJ (15) cepat ditangkap pihak Kepolisian Sektor Medan Sunggal. Ironisnya pelaku berinisial S (43) merupakan adik ibu kandung korban.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko, SH, SIK, yang didampingi oleh Kasat Reskrim Kompol Martuasa H Tobing, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dan Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, SE MH, mengatakan" Motif  awal tersangka sebenarnya ingin meminjam uang kepada ibu korban. S lalu mendatangi rumah korban di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal Kamis (15/10/2020) sekira 04.00. Namun ibu korban tidak memberikan pinjaman.


"Kemudian pada 06:00, wib. Ibu korban kembali meninggalkan rumah, karena mau berangkat kerja,” jelas  Kombes. Pol. Riko kepada wartawan saat paparan di Mapolrestabes Medan, Jum’at (16/10/2020)


"Sesuai menurut keterangan dari tersangka, dia masuk ke dalam rumah korban pada pukul 16:00. Wib. lalu dia meminta kepada korban agar menunjukkan dimana tempat ibunya menyimpan uang, namun korban menjawab tidak tahu.


"Kemudian tersangka membekap si korban dan meyumpal mulut korban dengan kain dan mengikat tangan korban kemudian diperkosa. Pada saat korban pingsan tersangka memperkosanya.

"Kemudian korban sadar dan berusaha teriak, kemudian kembali dibekap menggunakan guling. Namun korban masih berusaha teriak hingga akhirnya tersangka mencekiknya.


Setelah diyakini korban sudah tidak bernyawa, kemudian diperkosa lagi untuk yang kedua kalinya. Kondisi (saat) itu sudah dalam ke adaan meninggal,” ucap orang nomor 1 di Polrestabes Medan Kombes Pol. Riko Sunarko, SH, SIK.


"Selain membunuh korban, tersangka juga mengambil harta miliknya dari dalam rumah Mulai dari laptop hingga 4 handphone miliknya Kemudian barang itu dijual kepada 2 penadah, SUH (40) dan MH (26) yang akhirnya juga diringkus polisi.


Korban Pelajar diketahui tewas saat ibunya korban baru pulang kerja sekira pukul 19.00. Rumahya saat itu, tampak terkunci dan lampunya mati. Kemudian dia meminta tolong saudaranya untuk mendobrak pintu rumahnya.”


Ketika masuk di dalam rumah didapati putrinya itu korban usia 15 tahun sudah dalam tergeletak di kasur, dengan kondisi tangan terikat. Bahkan pemasangan celananya terbalik serta celana dalam pada korban berlumur darah,” ujar Riko.


Selanjutnya kata Riko, Tim Tekab Reskrim dari Polsek Sunggal datang untuk melakukan penyelidikan kasus ini dan berhasil menangkap S pada pukul 23.00. Wib. Tekab Reskrim bergerak cepat menuju ke TKP langsung melakukan penangkapan, di rumah kosong, di Pasar 3 Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan,” pungkaa Riko.


S saat diintrogasi mengaku niat awalnya hanya ingin mengambil uang ibu korban, namun akhirnya membunuh dan memperkosa MJ berkali-kali, karena berusaha melawan.


Motif kejadian awalnya, pinjam uang sama ibu korban, kemudian S tidak di kasih pinjam. Kemudian si tersangka S masuk kedalam rumah karena ingin mencari dimana orang tua korban menyimpan uangnya, agar tersangka bisa mengambil uang nya dari lemari. untuk tersangka membayar utang - utangnya,” sebut Kombes Pol. Riko Sunarko, kepada awak media.


Terpisah Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak, SE, MH mengatakan saat hendak dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti S mencoba melukai petugas dan melarikan diri.


“Sehingga petugas Tekab Reskrim terpaksa melakukan tindakkan tegas dan terukur guna melumpuhkan tersangka S,’’ ujar AKP. Budiman Simanjuntak, SE, MH, kepada awak media.”


Kata AKP Budiman Simanjuntak ketiga tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif guna pendalaman. Terhadap mereka kita persangkakan melanggar pasal 338 subs 365 tentang kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun,” tutup orang nomor 1 di Unit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak, SE MH. AFT

Share:
Komentar

Berita Terkini