Buat Modal Usaha Nenek, Pria Ini Nekat Curi Kabel Terlkom Seharga Ratusan Juta

Editor: Redaksi author photo


 Citraburuhnasional.com. Medan -  Berbakti terhadap orang yang kita cintai dan sayangi memang harus kita lakukan, terlebih orang tua kandung kita sendiri. Namun seorang  laki - laki bernama Aditya Rahman Nasution (23) warga Jalan Cinta Rakyat, Kecamatan Perjuangan, terpaksa mendekam dijeruji besi Polsek Medan Area. 


Pasalnya, ia ditangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Medan Area usai menjalankan aksi tindak kejahatan pencurian kabel Telkom seharga ratusan juta, dijalan Samudra  simpang Jalan Sutrisno, Kelurahan Sei Rengas Permata,  Kecamatan Medan Area, Senin (12/10/2020) pukul 03:00 Wib.


Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan, SH MH, mengatakan" Tersangka ditangkap saat anggota Tekab Polsek Medan Area sedang patroli rutin diwilayah hukum kita, dijalan Samudra simpang Jalan Sutrisno. Disitu, anggota kita melihat dua pria yang mencurigakan sedang memikul goni.


" Anggota yang curiga langsung mendekati mereka, namum salah seorang yang diketaui bernama Ferile (54) melarikan diri sehingga seorang lagi yang diketaui bernama Aditya Rahman Nasution berhasil ditangkap anggota kita. Saat dilakukan penggeledahan isi dalam goni tersebut, anggota menemukan beberapa meter kabel Telkom" jelas orang nomor 1 di Polsek Medan Area Kompol Faidir Chan, SH MH.

Faidir menyebutkan, ketika kita introgasi,  pelaku mengaku sudah dua kali melakukan pencurian. Yang pertama dijalan Bintang pada bulan Agustus 2020 dan yang terakhir dijalan Samudra simpang Jalan Sutrisno.


" Pelaku juga mengaku  bahwa kabel Telkom yang dicurinya akan dijualnya ketukang botot, dan uang hasil jual kabel tersebut akan diberikan kepada neneknya buat modal usaha.


"  Untuk pelaku yang berhasil melarikan diri bernama Ferilae, akan kita cari tau keberadaanya. Selanjutnya, pelaku atas nama Aditya Rahman Nasution sudah kita jebloskan ke sel tahanan Polsek Medan Area.


" Barang bukti yang kita amankan dari pelaku, 4 potong kabel tembaga milik PT. Telom, 1 Linggis, 1 Tembilang, 1 Martil dan 1 bilah Parang" tutup Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chan, SH MH, berdarah Minang ini. RED/AFT

Share:
Komentar

Berita Terkini