1 Dari 6 Bandar Narkoba Jaringan Internasional Tewas Di Dor Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan

Editor: Redaksi author photo
Citraburuhnasionl.com. Medan -  Mantap Satuan Reskrim (Sat Reskrim) Narkoba Polrestabes Medan berantas jaringan narkoba Internasional. Pasalnya, 1 dari 6 jaringan narkoba Internasional,  Malaysia -  Riau - Aceh - Medan   tewas ditembak polisi. Hironisnya, 2 dari 6 bandar narkoba tersebut diduga pengurus teras partai Bringin Kota Tanjung Balai.

Dari hasil mereka yang ditangkap berbeda lokasi, Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan menyita barang bukti narkotika jenis sabu - sabu sebanyak 18 Kilo.
Informasi yang didapat, ke enam tersangka ditangkap Sat Reskrim Narkoba Polrestabes Medan yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba  Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH, SIK, MH, Wakasat Kompol Doli Nelson Nainggolan, SH, Kanit III,  Iptu Irwanta Sembiring, SH, MH dan Panit, Ipda Riyan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko yang didampingi oleh  Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH, SIK, MH, Wakasat Kompol Doli Nelson Nainggolan, SH, Kanit III,  Iptu Irwanta Sembiring, SH, MH dan Panit, Ipda Riyan dalam konferensi persnya diruang loby utama Mapolrestabes Medan, Senin (5/10/2020) mengatakan" Pengungkapan kasus tersebut, kita laksanakan dari berbagai lokasi dikota Medan. Kita tidak segan - segan menembak mati para bandar maupun gembong sabu internasional di Kota Medan yang melawan petugas Polrestabes Medan" pungkasnya.


Riko mengaku,  keberhasilan itu tidak terlepas dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya peredaran sabu sampai ke Kota Medan dikendalikan oleh bandar narkoba internasional,  sehingga laporan itu juga ditindak lanjuti.

"Berawal penangkapan para tersangka, Selasa (29/September/2020). Saat itu petugas  menyamar sebagai pembeli sabu dan melakukan transaksi dengan tersangka Jimmy Sitorus Pane Syafrizal Panjaitan dan Chairuddin Panjaitan. Kemudian saat ketiga menyerahkan barang bukti tersebut, petugas langsung menangkap para tersangka dan berhasil mengamankan sabu seberat 4 kg dari para tersangka.

" Ketika diintrogasi oleh petugas, tersangka Jimmy mengaku bahwa masih ada narkoba yang disimpan mereka. Lalu mengembangkan ke mess Tanjung Balai di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Disitu,  petugas menemukan sabu sebanyak 5 kg. Dari keterangan Jimmy sabu itu akan ada pengiriman dari Kota Dumai masuk ke Kota Medan.

"Selanjutnya pada tanggal 3 Oktober 2020 pentugas melakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka  Ikbal di Jalan Sisingamangaraja Medan dan menyita barang bukti sabu sebanyak 1 Kilogram.

Kemudian melakukan penyelidikan lagi, petugas berhasil mengidentifikasi 2 orang yang dicurigai membawa narkoba jenis sabu di Jalan Gatot Subroto Medan dan langsung melakukan penangkapan kepada M Kahirul dan Rahmad M Nur , namun pada saat dilakukan penangakapan kepada Rahmad M Nur. Ia  melawan petugas dengan cara menggunakan pisau sehingga petugas melakukan penindakan tegas terukur dengan menembak tersangka di bagian dada. "Tersangka mati di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, " jelas orang nomor 1 di Polrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

"Dari pelaku petugas menyita barang bukti sabu sebanyak 18 kilogram, satu pisau, 4 unit ponsel, 1 unit mobil dan sejumlah tabungan rekening" tutup Kapolrestabes Medan Kombes Pol.Riko Sunarko. Red/AFT
Share:
Komentar

Berita Terkini