Usai Menikam Pasanganya, Tekab Polsek Pancur Batu Cepat Tangkap Pelakunya

Editor: Redaksi author photo

Citraburuhnasional.com

Pancur Batu -  Luar biasa Polsek Pancur Batu cepat menangkap pelaku penganiayaan yang membuat korban terluka berat.

Ini bukti nyata moto Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, bahwa Tak Ada Tempat Bagi Penjahat.

Dengan atas kasus 353 diwilayah hukum Polsek Pancur Batu Polrestabes Medan, Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma SH yang didampingi oleh Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar SH, Panit 2 Reskrim Ipda J Pardede dan Team Khususu Anti Bandit (Tekab) Unit Reskrim Polsek Pancur Batu, cepat menangkap pelaku bernama Aritha Ersada (38 LK) warga Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Namantran, Kabupaten Tanah Karo.

Informasi yang didapat, Aritha Ersada menganiaya pasanganya bernama Donna Boru Ginting (42 Pr) warga Mbacang Desa Rumah Mbacang, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deliserdang, dijalan Jamin Ginting KM 49, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang / tikungan Amoi, Rabu (02/09/2020) sekitar pukul 11:00 Wib.

Kapolsek Pancur Batu Dedy Dharma SH yang didampingi oleh Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar SH, kepada citraburuhnasional.com mengatakan" Taunya kami atas kejadian yang dialami korban setelah menerima laporan dari Kepala Desa Sembahe bapak Esra.

" Disitu, saksi  bernama Hendra Sembiring yang pertama melihan korban yang sudah tergeletak dipinggir jalan dalam keadaan terluka. Saat itu, saksi baru keluar dari rumahnya di Dusun III, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit untuk perbaiki kran air. 
Kemudia  saat saksi melintas di TKP / tikungan AMOI,  melihat seorang wanita yang tidak dikenalnya tergeletak dalam keadaan perut terluka dan mengeluarkan darah meminta tolong. Lalu diberi tau oleh saksi kepada Kepala Desa Sembahe, makanya kita cepat turun ke TKP" ujar Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma SH.
Dedy menjelaskan, pelaku berhasil kita tangkap setelah kita lakukan penyelidikan di TKP. Dari hasil penyelidikan kita berhasil mengetaui identitas pelaku, dan lansung memburu pelaku yang lari ketanah karo. Pelaku berhasil kita amankan di Desa Simpang 4, Kecamatan Namantran, Kabupaten Tanah Karo, Rabu (02/09) pukul 16:00 Wib.


" Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti  1 unit sepeda motor Honda Supra warna Hitam BK 6116 ACI, 1 unit Hp Android merek Oppo warna Hitam, KTP dan KK korban, 1 buah Hp Samsung Lipat warna Putih dan sebilah pisau belati sepanjang 20 cm, kita bawa kekomando guna menjalani proses hukum lebih lanjut" pungkas orang nomor 1 di Polsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma SH, yang keturunan Minang ini.

" Saat kita introgasi, pelaku mengaku pergi dengan korban  naik sepeda motor Honda Revo milik korban kepemandian air panas Sidebu - debu, Selasa (01/09/2020). Disitu, mereka menginap dan pulang, Rabu (02/09/2020). Ditengah perjalanan menuju pulang kerumah korban, pelaku dan korban bertengkar mulut karena korban selalu meminta uang sama pelaku. Namun, tidak diberi oleh pelaku sehingga membuat korban marah. Pelaku yang sudah kesal, langsung diberhentikanya sepeda motor korban yang dikendarainya, dipinggir jalan. Kemudian pelaku dan korban berkelahi dengan cara bergumul sampai terjatuh kesemak - semak. Saat itu, posisi korban dibawah dan tertindih oleh pelaku. Lalu pelaku mencabut sebilah pisau belati yang sudah dibawanya, dan lansung menusuk perut korban sebanyak 3 kali.

 Kemudian pelaku pergi meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya lagi, naik sepeda motor korban serta  Hp korban pun dibawanya juga
" Atas perbuatanya, pelaku dikenai pasal 353 ayat (2) yo pasal 351 ayat (2) KUHPidana yang telah melakukan penganiayaan berencana sehingga membuat korban luka berat" tutup Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma SH. AFT

Share:
Komentar

Berita Terkini