Oknum TNI Pemilik 12.248 Butir Pil Ekstasi dan Sabu 53,85 gram Berhasil Diamankan Sat Narkoba Poldasu

Editor: Redaksi author photo
Citraburuhnasional.com. MEDAN, seorang Oknum TNI berpangkat Serda inisial AH, pemilik ribuan pil ekstasi dan sabu di Medan berhasil diungkap Sat Narkoba Polda Sumatera Utara bersama Polisi Militer Kodam (Pomdam) 1/ Bukit Barisan dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/5 Medan.

Pengungkapan Oknum TNI pemilik Narkoba ini berawal dari laporan warga yang menemukan pencuri sedang mengalami kejang-kejang dibawah jembatan jalan AH Nasution, tepatnya didepan kampus Tri Guna Dharma.
Kondisi pria tersebut sedang kejang-kejang, lalu warga mendekati pria tersebut dan menemukan sebuah tas kecil.

Dalam isi tas tersebut setelah dibuka didalam nya ada pil yang diduga ekstasi, kebetulan pada waktu kejadian empat orang anggota Arhanud-11 Batray A Titi kuning melintas dan menghampiri kerumunan warga tersebut, kemudian warga menyampaikan temuan tersebut kepada empat personil Arhanud tersebut.

Kemudian personil Arhanud mengamankan pria tersebut beserta barang bukti ke Batray A dan melaporkan hal tersebut kepada Danray, lalu menghubungi anggota Poldasu dan menyampaikan penemuan tersebut, tidak lama kemudian anggota Sat Narkoba Poldasu datang ke Batray A dan melaksanakan serah terima dan membawa pria tersebut ke Mapolda beserta barang bukti.
Karena kondisi sedang kejang-kejang, pria tersebut segera dilarikan ke RS Bhayangkara Medan.

Berselang beberapa lama pria tersebut mulai sadar, pihak Res Narkoba Poldasu mengintrogasi pria tersebut yang berinisial ANH (32) tahun, ia menyampaikan awalnya mencuri di kontrakan Serda AH.

ANH masuk kedalam kontrakan Serda AH melalui jendela, setelah berada didalam kontrakan, ANH menemukan satu tas yang isinya diduga pil ekstasi, iapun mengambil tas itu dan menelan pil tersebut sebanyak dua butir.

Setelah lima belas menit pil tersebut bereaksi, ANH berhenti di seputaran jembatan jalan AH Basution depan kampus Tri Guna Sharma, ia mengalami kejang-kejang.
Mendapat informasi itu, personil Poldasu melakukan pemeriksaan di rumah kontrakan Serda AH, dengan berkoordinasi dengan Kepling setempat dan memanggil pemilik kontrakan tersebut.

Usai melakukan penggeledahan, petugas menemukan tas Ransel yang diduga berisikan pil ekstasi, juga ditemukan bekas kertas kartu seluler, polisi meminta nomor ponsel Serda AH kepada pemilik kontrakan yang tidak mau menyebutkan identitasnya.

Setelah mengantongi identitas dan nomor telpon Serda AH, polisi melakukan pelacakan, ternya titik nomor ponsel tersebut mengarah ke Asrama Serda AH yang merupakan perumahan militer.
Kemudian pada Kamis (17/9/2020) pihak Res Narkoba Poldasu berkoordinasi dengan Denpom 1-5 Medan, untuk melakukan pelacakan. Dalam pelacakan tersebut posisi ponsel Serda AH berpindah-pindah.
Tepat pukul 19.07 wib titik nomor ponsel mengarah kelokasi kontrakannya.

Kemudian anggota gabungan dari Res Narkoba Poldasu dan Denpom 1-5 Medan menuju kontrakan dan melakukan penangkapan Serda AH yang sedang berada di depan kontrakannya.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan ditemukan didalam jok sepeda motor Serda AH jenis Narkoba seberat 53,85 gram. Kemudian Serda AH bersama barang bukti dibawa ke Mapoldasu guna diambil keterangan, Serda AH diamankan ke Denpom 1-5 Medan beserta barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Serda AH diketahui bertugas dikoramil 05/PB Dim 021/BS Medan yang diamankan terkait kasus narkotika di kos-kosan nya di jalan gelas gang mangkok kecamatan sei putih tengah, ayahanda Medan.

Serda AH diamankan Tim gabungan Res Narkoba Poldasu bersama Pomdam dan Denpom Medan atas kepemilikan pil ekstasi sebanyak 12.248 butir, sabu 54,85 gram pada Kamis (17/9/2020) malam.

Ditres Narkoba Poldasu Kombes Pol Robert Da Costa menyebutkan, bahwa penangkapan tersebut bersama Polisi Militer Kodam (Pomdam) 1/ Bukit Barisan dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/5 Medan.

Kepada Media, Robert Da Costa menyarankan agar kasus penangkapan AH dikonfirmasi langsung kepada Denpom.

Saat ditanya terkait barang bukti yang diamankan , Robert membenarkan bahwa dari tangan tersangka diamankan sebanyak 12.248 butir pil ekstasi dan sabu 53,85 gram.” Ujarnya kepada Media pada Jumat ( 18/9/20)(Red/AFT)
Share:
Komentar

Berita Terkini