Kembali Melayangkan Surat Ke Konsumen, Di Duga PT Capella Multidana Tipu Konsumen

Editor: Redaksi author photo
Citraburuhnasional.com. Medan -  PT.Capella Multidana diduga melakukan penipuan kembali terhadap konsumen Susilawati (43) warga Jalan Seksam Gang Raja Aceh Lingkungan 19, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Pasalnya, untuk mengelabui konsumen PT Capella Multidana Jalan Putri Hijau, melayangkan surat bernomor 003/cmd-mdn/col/spm/VIII/2020 kerumah Susilawati.

Informasi yang didapat, Kamis (10/9/2020) PT. Capella Multidana melayang surat tersebut kerumah Susilawati melalui via kantor pos, kamis (03/09/2020), yang diterima oleh Putra Panjaitan (50) suami Susilawati sekitar pukul 11:00 Wib.

Saat dibuka dan dibaca oleh Putra Panjaitan,  begitu terkejut isi surat yang dikirim PT. Capella Multidana tersebut. Disitu, PT. Capella Multidana menerangkan bahwa sepeda motor  Honda Scoopy warna Stenles BK 4373 AIX milik konsumen Susilawati." Telah dititipkan sementara di PT. Capella Multidana sebagai jaminan sampai diselesaikan pembayaran angsuran dan sepeda motor tersebut telah disimpan digudang PT. Capella Multidana.

Usai membaca isi surat PT. Capella Multidana, Putra Panjaitan suami dari Susilawati begitu emosi.

" Apapula kami menitipakan sepeda motor kami di PT. Capella Multidana, ditipu kami iya sama  deepcolektor PT.Capella Multidana bernama Andy. Kami mau datang ke PT. Capella Multidana, karena Andy menyarankan agar dilakukan penangguhan dan tidak akan ditarik sepeda motor kami. Itupun Andy yang menjaminkan, bahwa tidak akan dilakukan penarikan sepeda motor kami, ini kok berbeda  isi surat PT. Capella Multidana yang kami terima" kesal Putra Panjaitan.

Diduga PT. Capella Multidana telah melakukan peraturan sepihak.  Sementara peraturan yang berlaku,  pihak Pengadilan yang boleh menyita sepeda motor konsumen tersebut.

Alansyah Putra Putra Pulungan SH MH, M.Reza Rayhan SH, Chairul Imam SH,  M. Imana Syahputra SH, M.Al - Amin Rasyid Abbas Nasution SH, Fachri Alamsyah SH dan Nurman Abdilah, selaku kuasa hukum Susilawati saat dikonfirmasi awak media, Senin (07/09/2020) mengatakan" Tidak benar itu surat yang dikirim PT.Capella Multidana kekonsumen Susilawati, kita akan melayangkan surat somasi yang kedua lagi. Karena bukan pihak PT. Capella Multidana, yang menentukan dalam penarikan sepeda motor tersebut. Dalam penarikan sepeda motor itu ada ketentuanya dan harus ada putusan dari Pengadilan, baru bisa dilakukan penarikan. Bukan pihak PT.Capella Multidana yang melakukan penarikan. Nah apabila jurusita Pengadilan telah melakukan penarikan, nanti sepeda motor tersebut dijual /lelang. Hasil jual sepeda motor itu akan dihitung berapa uang  yang sudah masuk dan berapa hutang yang harus dibayar, sisanya itu buat pemilik sepeda motor lah" ujar Team kuasa Hukum Putra Panjaitan.

Alansyah Putra  Pulungan SH MH, menjelaskan" Apa yang dilakukan pihak PT. Capella Multidana itu, salah dan sudah melakukan perbuatan melawan hukum. Itu bisa kita gugat dengan pasal 362 ayat 1 dan pasal 378 ayat 1." pungkasnya. AFT
Share:
Komentar

Berita Terkini