Ganja Kering Senilai Rp 1,7 Miliar Dimusnahkan Polrestabes Medan Dan Polsek Pancur Batu.

Editor: Redaksi author photo
Citraburuhnasional.com
Medan -  Keseriusan Polrestabes Medan dan Polsek Pancur Batu berantas narkotika, menimbul kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Pasalnya, Polrestabes Medan dan Polsek Pancur Batu musnah narkotika jenis ganja kering dengan cara dibakar dihalaman Polrestabes Medan, Jum'at (28/8/2020). Ganja kering yang dibakar sebanyak 358 kilogram dengan nilai Rp.1,7 miliar.

Barang haram tersebut, tangkapan polisi dari hari, Kamis tanggal 13 s/d 15/Mei/2020 lalu didua tempat  berbeda yaitu dijalan Yayasan Komplek Perumahan Tata Alam, Kelurahan Tanjung Kusta, Kecamatan Medan Helvetia dan Jalan Gatot Subroto / Amal, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah.

Dalam pengungkapan kasus ganja itu, polisi mengamankan tiga orang tersangkanya berinisial IT (35) seorang supir warga Desa Kuta Cane Lama, Kecamatan Babusalam, Kabupaten Aceh Tenggara,  SA (56) warga Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia dan MR (47) warga Jalan Gatot Subroto Gang Amal, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko SIK MH yang  didampingi oleh Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicholas Sidabutar SIK MH dan Kapolsek Pancurbatu, AKP Dedy Darma mengatakan"
Dari ketiga tersangka berhasil diamankan barang bukti enam kotak kardus berisi 114 bal ganja seberat 118 kilogram dan 240 bungkus ganja seberat 240 kilogram" ujarnya

Kapolrestabes Medan menyebutkan,  bahwa dalam pengungkapan kasus ini bisa menyelamatkan 358.000 anak bangsa Indonesia.


" Dengan harga jual eceran per am atau satu gramnya Rp5000 yang digunakan untuk lima orang dan harga jual per kilogramnya senilai Rp2 juta


“Guna mengungkap dan memutus peredaran narkoba, saya juga meminta kerjasama dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh elemen bangsa. Sebab narkoba adalah musuh kita bersama,” tegas Kapolrestabes Medan" jelas orang nomor 1 di Polrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MH.

Dalam menindak para pelaku peredaran narkoba, lanjut Kapolrestabes Medan, pihaknya bersama Polsek sejajaran Polrestabes Medan tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku peredaran narkoba.

“Kita tidak segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku narkoba dengan menembak mati para pelakunya. Sebab kejahatan narkoba ini sudah masuk dalam kategori kejahatan khusus nasional,” terang Kapolrestabes Medan.

Selain itu, sambung perwira dengan pangkat tiga bunga melati emas di pundaknya ini menerangkan, untuk penerapan pasal yang diberikan kepada para pelaku narkoba juga sangat berat dengan hukuman penjara minimal 20 tahun.

“Atas perbuatannya, 111 ayat (2) subsidair Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun serta maksimal hukuman mati,” tutup Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MH. AFT
Share:
Komentar

Berita Terkini