Berkat Laoli Anggota DPRD Sumut ajak masyarakat Sumut berdonasi dalam pedulikasi dan kemanusiaan kepada bayi yang Empedu nya tidak berfungsi

Editor: Redaksi author photo
Citra buruh nasional.com 
Sumut- dalam situasi ekonomi masyarakat sekarang ini akibat dampak covid 19 pemerintah banyak mengucurkan anggaran untuk dapat mengurangi dampak tersebut tapi di sisi lain seperti masyarakat di pulau Nias yg mengalami sakit tidak berpungsi nya empedu bayi yg di berinama Nadine gulo anak dari pasangan Ivan berkat Tama gulo dan Ernawati gulo, dikabarkan tidak berfungsinya empedu, hingga saat ini bayi bernama Nadine Gulo, anak dari pasangan Ivan  tidak kunjung mendapatkan biaya untuk perobatannya.

Kondisi bayi usia 6 bulan tersebut makin memburuk. Badannya terlihat membengkak, perut semakin membuncit hingga kesulitan untuk buang air besar ataupun air kecil.

Untuk itu, Anggota DPRD Sumut Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, S.Th, Sabtu (8/8/2020) sore melalui whatsApp, mengajak masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Nias untuk memberikan bantuan donasi kepada bayi malang tersebut.

"Mari kita Pemuda dan Ono Niha Bersatu dimana pun berada  di seluruh dunia untuk dapat Menggerakkan Penggalangan Dana Aksi Nyata dalam Sebuah Gerakan Rp 1.000 (seribu rupiah) untuk Nadine S. Gulo," ajak Berkat Laoli.

Sumbangan dapat disalurkan langsung melalui No. Rek. BRI 526701012219533 An. Lestari Sri Hartati Gulo. Atau langsung mengantarkan bantuan kepada orangtua bayi dengan menghubungi nomor, 085260269785,  081260847313, 081361608143.

Diketahui, vonis tidak berfungsinya empedu Nadine, bermula ketika sang ibu Ernawati Gulo melakukan persalinan di RSUD Gunungsitoli, Sabtu (25/12020) silam.

"Anak saya lahir normal dengan berat normal. Namun, seminggu kemudian melahirkan bayi saya itu dengan mengalami gejala pada kulit bewarna kuning. Anak saya Nadine Sohaga Gulo masih terbaring ditempat tidur dengan menahan rasa sakit yang dia alami," kata Ernawati.

Melihat kondisi bayinya yang semakin memprihatinkan, pihaknya membawa sangbanak ke RSUD Gunungsitoli. Setelah diperiksa, pihak RSUD Gunungsitoli memberikan diagnosa bahwa bayinya kelebihan warna urine.

"Sudah kami bawa berobat kembali di RSUD Gunungsitoli selama satu minggu, setelah diperikasa pihak RSUD memberikan Diagnosa bahwa anak saya itu kelebihan warna urine," ujarnya.

Selain di RSUD Gunungsitoli, orang tua Nadine juga pernah membawa berobat ke dr. Romi di Kota Gunungsitoli. Dari pemeriksaan dokter itu, dikatakan jantung anaknya membengkak.

"Kata doktornya, anak saya mengalami sakit jantung dengan bengkak. Dia juga tak bisa menangani penyakit yang di derita anak saya ini," sambunya.

Parahnya lagi, ketika orang tua Nadine Sohaga Gulo membawa berobat kepada dr Dewi, dari pemeriksaan dr. Dewi membuat kedua orang tua Nadine Sohaga Gulo ketakutan. Hasilnya, Nadine tidak memiliki empedu.
Share:
Komentar

Berita Terkini