Viral…!! RS.Citra Medika Siksa Bayi Merah Tanpa Asupan ASI

Editor: Redaksi author photo

Viral…!! RS.Citra Medika Siksa Bayi Merah Tanpa Asupan ASI


Citraburuhnasional.com - Sumut
Sesuai berdasarkan Pasal 1 Nomor 3 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT_red) tampaknya menggunakan istilah Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai terjemahan dari istilah Corporate Social Responsibility (CSR). 
Untuk konteks perusahaan dalam masyarakat Indonesia, dan mengartikannya sebagai “komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya”. Corporate Social Responsibility (CSR_red) didefinisikan sebagai tanggung jawab perusahaan kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk berlaku etis, meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif yang mencakup aspek ekonomi, sosial dan lingkungan (triple bottom line). Hal ini yang membuat bergesernya konsep filantropis (kedermawaan semata).Dalam Undang‐undang Nomor 44 tahun 2009 Tentang Rumah Sakit pada Pasal 1: “Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat”. Disebutkan bahwa rumah sakit swasta harus berbentuk PT. Konsekuensi dari ketentuannya adalah bahwa Rumah Sakit harus pula tunduk dan patuh pada Undang‐Undang Perseroan Terbatas.Begitu juga dengan Rumah Sakit Swasta Citra Medika yang beralamat di jalan besar Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Wilayah hukum Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan. RS.Citra Medika tersebut wajib menyalurkan CSR-nya kepada masyarakat yang kurang mampu.
Permasalahan pasangan suami-istri dari keluarga Roni Saktiawan Hutasuhut dan Indah Sari yang melakukan persalinan di Rumah Sakit Citra Medika. Pada tanggal 10 Juli 2020 pasangan suami istri Roni Hutasuhut dan Indah Sari dirujuk seorang bidan untuk melakukan persalinan dengan jalan satu-satunya operasi. Saat berjalan 1 hari setelah operasi dan harus membayar uang perawatan dan perobatan selama operasi lebih kurang sebesar Rp.5.700.000,- maka pihak keluarga berupaya mencari pinjaman serta hutangan, hanya dapat terkumpul 3 juta saja. Sisanya sekitar 2,7 juta  menjadi hambatan buat rumah sakit Citra Medika mengizinkan pasien untuk pulang membawa anak bayi pasangan Roni dan Indah.Sebagai Jurnalis, saya merasa terpanggil buat membantu masyarakat miskin pasangan Roni Hutasuhut dan Indah, dengan melakukan langkah menyurati RS.Citra Medika untuk meminta pengampunan sisa biaya yang kurang pembayarannya tersebut dengan memasukannya ke dalam program CSR RS.Citra Medika, saya harap RS.Citra Medika dapat mengalokasikan kekurangan biaya yang 2,7 juta tersebut kedalan CSR RS.Citra Medika untuk kembali kepada Visi dan Misi Kesehatan Rumah Sakit adalah PENOLONG…!! 
(F)
Share:
Komentar

Berita Terkini