Bayi merah yang belum di berinama oleh pasangan bapak Hezekieli gulo(28) dan ibu Melina (30) tidak mempunyai anus

Editor: Redaksi author photo

Citraburuhnasional.com - Sumut
Bayi merah yang belum di berinama oleh pasangan bapak Hezekieli gulo(28) dan ibu Melina (30) tidak mempunyai anus beralamat Jl. Selambo 6 B Kel.amplas kec.medan amplas kota Medan.

 lahir di klinik cendrawasih perumnas mandala karena tidak mempunyai anus di rujuk ke rumah sakit pringadi Medan pada tanggal 3 Juli 2020 dalam proses melahirkan normal

 tapi ketika si buah hati dengan jenis kelamin laki-laki kedua orang tua sangat sedih bayi mereka tidak normal seperti bayi yang pada umum nya yang di karnakan tidak memiliki lubang anus atau di dalam bahasa medis (Atresia ani) yang juga disebut anus imperforata adalah sebuah kelainan yang terjadi saat usia kehamilan  di mana perkembangan bentuk rektum (bagian akhir usus besar) sampai lubang anus tidak sempurna.


 sekarang untuk pembuangan melalui perut dan kata dokter untuk operasi minimal mesti umur enam bulan baru bisa di operasi untuk pembuatan anus secara normal.

Bpk.Hezekieli gulo umur (28)tahun berprofesi sebagai ojek onlene (ojol) mengatakan  sudah enggak tau lagi kemana saya bisa minta bantu untuk operasi anak saya yang  ketiga Bapak Hezekieli datang kelembaga perlindungan konsumen-Garda konsumen nasional (LPK-GKN) jl.denai no 256 B kel.tegalsari Mandala 3 kota medan.


 ketua umum beserta pengurus lembaga, beliau berharap meminta kepada GKN agar dapat membantu karena masalah biaya yang diperkirakan mencapai puluhan juta karena saya sendiri sudah enggak ada lagi biaya bersalin sampai biaya pembuatan lobang anus sementara melalui perut sudah lima belas juta lebih itupun bantuan dari sanak keluarga kalau biaya operasi saya enggak tahu mau mencari kemana lagi dan saya memohon kepada GKN untuk dapat membantu kata bapak ( H) kepada awak media citraburuhnasional.com

Bapak hidayat tanjung selaku ketua umum GKN akan berupaya untuk dapat membantu karena dalam UUD 45 pasal 34 angka 1  mengatakan "fakir miskin dan anak-anak terlantar di pelihara oleh negara
yang dilaksanakan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

oleh karena itu GKN akan meminta kepada pemerintah agar dapat membantu dalam penanganan operasi dan akan membuka rekening donasi bagi donatur yang akan memberikan sumbangsih kepada bapak Hezekieli gulo(28) dan ibu Melina (30) agar membantu biaya operasi buah hati mereka, demikian kata Bapak Hidayat tanjung yang menerima langsung kedatangan bpk Hezekieli gulo di kantor Garda Konsumen Nasional (GKN) kepada awak media citra buruhnasional.com.( F G)
Share:
Komentar

Berita Terkini